Berita
Tetap terinformasi dengan tren kripto terbaru melalui liputan mendalam dari para ahli kami.

Harga WLD Naik 27% karena Rumor Integrasi OpenAI di Pasar
CoinEdition·2026/01/29 09:29

XRP dalam Konsolidasi di Sekitar $1,88, Analis Pantau Terobosan $2,50
Coinspeaker·2026/01/29 09:23
Di mana Jepang ingin USD/JPY berada?
101 finance·2026/01/29 09:06
Trump mendorong ‘kompromi’ legislatif pada RUU kripto: Begini caranya
AMBCrypto·2026/01/29 09:06

Prediksi Harga Shiba Inu: SHIB Menghadapi Tekanan Bearish Meskipun Tingkat Pembakaran Naik 1.200%
CoinEdition·2026/01/29 08:20

Jupiter naik 15% menjelang airdrop 200 juta – Tapi INI bisa menghentikan reli JUP
AMBCrypto·2026/01/29 08:06
Pundi AI dan REI Network Bergabung untuk Menyediakan Data Gratis pada AI Generasi Berikutnya
BlockchainReporter·2026/01/29 08:02

The Fed tidak menurunkan suku bunga... Dolar anjlok
Cointribune·2026/01/29 07:40
Kisah Tersembunyi di Balik Kenaikan Tangguh XRP
Cointurk·2026/01/29 07:34

Prediksi Harga Mantle (MNT) 2026, 2027 – 2030: Apakah MNT Siap untuk Tren Bull Jangka Panjang?
Coinpedia·2026/01/29 07:32
Kilat
08:31
Harga saham Digital Realty Trust turun tajam sebesar 4,9% dalam perdagangan pra-pasar setelah perusahaan tersebut mengumumkan rencana untuk membeli saham pusat data milik Blackstone seharga 3,5 miliar dolar AS.Keputusan investasi besar ini memicu kekhawatiran pasar terhadap alokasi modal dan leverage keuangan perusahaan tersebut, menyebabkan para investor ramai-ramai menjual saham sebelum pembukaan pasar. Transaksi ini melibatkan portofolio aset pusat data Blackstone Group; perusahaan trust real estat digital bertujuan untuk memperluas pengaruhnya di pasar pusat data global melalui akuisisi tersebut. Namun, reaksi instan pasar terhadap transaksi besar ini cukup negatif, mencerminkan perhatian mendalam investor terhadap valuasi transaksi, risiko integrasi, serta kemungkinan tekanan terhadap arus kas masa depan perusahaan. Penurunan harga saham yang signifikan menyoroti sikap hati-hati pasar terhadap langkah strategis ini. Di tengah perubahan kondisi suku bunga dan fluktuasi permintaan industri teknologi, ekspansi di bidang pusat data memang memiliki potensi jangka panjang, namun dampak keuangan jangka pendek akibat akuisisi besar tidak dapat diabaikan. Para investor kini mengamati secara ketat rincian transaksi serta pengaturan struktur modal lanjutan perusahaan guna menilai dampak nilai jangka panjangnya.
08:30
Siklus ekspansi ekonomi Jepang diperkirakan akan memecahkan rekor 73 bulan.```htmlGolden Ten Data melaporkan pada 30 Juni bahwa pemerintah Jepang pada hari Selasa merilis laporan ekonomi bulanan yang mempertahankan penilaian "pemulihan moderat" atas perekonomian, menunjukkan masih adanya ruang untuk ekspansi ekonomi. Indeks untuk bulan Mei, yang akan diumumkan pada 7 Juli, diperkirakan akan menunjukkan bahwa ekonomi telah mengalami tren pertumbuhan selama 72 bulan berturut-turut (atau enam tahun). Jika angka untuk bulan Juni dan Juli juga menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan, siklus ekspansi saat ini akan melampaui rekor sebelumnya selama 73 bulan. Didukung oleh pertumbuhan yang kuat dalam pengeluaran konsumsi dan perdagangan, ekonomi Jepang menunjukkan kinerja yang baik pada awal tahun ini, dan permintaan untuk produk terkait kecerdasan buatan memberikan dukungan utama bagi ekspor. Akan tetapi, tren konsumsi rumah tangga masih belum pasti karena inflasi mengikis daya beli. Toshihiro Nagahama, Kepala Ekonom dari Dai-ichi Life Research Institute yang juga merupakan anggota non-pemerintah di Dewan Penasihat Ekonomi dan Fiskal Pemerintah Kota Takamatsu, lebih optimis terhadap tren masa depan: "Didukung oleh gelombang investasi AI generatif dan aktivitas produksi yang tangguh, ekonomi dalam jangka pendek tidak mungkin mengalami resesi."```
08:25
Mirae Asset Securities Korea kehilangan saham IPO SpaceX karena miskomunikasi dan menghadapi pengawasan regulatorPada 30 Juni, Bloomberg melaporkan bahwa penawaran umum perdana SpaceX yang memecahkan rekor awalnya dianggap sebagai peluang besar bagi Mirae Asset Securities asal Korea untuk memperluas bisnis perbankan investasi internasionalnya. Namun, akibat kesalahpahaman komunikasi selama proses alokasi, perusahaan pialang itu akhirnya tidak menerima pembagian saham apa pun. Setelah insiden tersebut, Mirae Asset Securities telah meminta maaf kepada kliennya, dan otoritas regulasi Korea telah turun tangan untuk memeriksa proses bisnis terkait serta manajemen internalnya.
Berita